Bisakah Mesin Diesel Tua Menggunakan B50? Ini yang Perlu Dipertimbangkan

NGEBUT.ID – Pemerintah tengah melakukan uji jalan bahan bakar B50 pada sejumlah sektor, termasuk otomotif, untuk memastikan kesiapan penggunaan campuran biodiesel tersebut secara luas.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, mengatakan pengujian serentak telah dimulai di enam sektor pada 6 Desember 2026. Enam sektor itu meliputi otomotif, tambang, alat pertanian, kelautan, pembangkit, dan kereta.
Menurut Eniya, pengujian dilakukan bertahap dan terukur agar standar teknis, konsistensi, serta aspek keselamatan tetap terjaga. Setelah uji jalan selesai, kendaraan akan diperiksa menyeluruh untuk menilai kinerja mesin serta dampak bahan bakar B50.
Hingga April 2026, hasil sementara menunjukkan penggunaan B50 pada kendaraan diesel masih dalam kondisi aman dan belum ditemukan kendala berarti. Untuk kendaraan kategori di atas 3,5 ton, uji jalan telah selesai dengan target jarak tempuh 40.000 km.
Sementara itu, kendaraan di bawah 3,5 ton baru mencapai 40.000 km dari target 50.000 km. Kondisi mesin dan filter bahan bakar dilaporkan tetap baik serta masih berada dalam batas standar yang direkomendasikan pabrikan.
Uji jalan B50 di sektor otomotif juga mendapat sambutan positif dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO). Anggota GAIKINDO, Abdul Rochim, berharap spesifikasi bahan bakar yang dipakai dalam pengujian ini dapat menjadi acuan untuk implementasi B50 ke depan.
Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa kualitas bahan bakar untuk campuran 50 persen atau B50 telah memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan. Parameter seperti kadar air, monogliserida, dan kestabilan oksidasi dinilai sesuai rekomendasi Komite Teknis Bioenergi Cair.
Dari sisi performa, pengujian menunjukkan konsumsi bahan bakar dan kinerja kendaraan tetap stabil. Konsumsi masih berada dalam rentang standar pabrikan dan tidak terlihat penurunan performa yang signifikan.
Lalu, bagaimana dengan mesin diesel yang sudah tua? Meski hasil uji awal menunjukkan B50 aman, kondisi mesin lama tetap perlu diperhatikan, terutama soal usia komponen, sistem bahan bakar, dan rekomendasi pabrikan. Pemeriksaan berkala menjadi penting sebelum kendaraan diesel lawas menggunakan biodiesel dengan kadar campuran lebih tinggi.
Dengan kata lain, mesin diesel tua belum tentu langsung bermasalah dengan B50, tetapi kelayakannya tetap harus dilihat dari kondisi teknis masing-masing kendaraan.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
