Berita Otomotif

Bukan Avanza, Deretan Mobil Listrik Ini Berpeluang Jadi Ancaman bagi Mitsubishi Xpander

NGEBUT.ID – Mitsubishi Xpander selama ini dikenal sebagai salah satu MPV 7-seater favorit keluarga di Indonesia berkat desain yang gagah dan kenyamanan suspensi. Namun, perubahan perilaku konsumen mulai menghadirkan ancaman baru bagi model andalan…

iMedia October 2, 2026 · 2:21 am
ADVERTISEMENT970 × 90

NGEBUT.ID – Mitsubishi Xpander selama ini dikenal sebagai salah satu MPV 7-seater favorit keluarga di Indonesia berkat desain yang gagah dan kenyamanan suspensi. Namun, perubahan perilaku konsumen mulai menghadirkan ancaman baru bagi model andalan Mitsubishi tersebut.

Di tengah melemahnya daya beli, sebagian konsumen kini tidak lagi hanya membandingkan Xpander dengan MPV bensin seperti Toyota Avanza. Mereka justru mulai melirik mobil listrik keluarga berkapasitas tujuh penumpang yang dinilai lebih hemat untuk penggunaan harian.

Pergeseran ini didorong oleh pertimbangan biaya operasional. Mobil listrik dinilai lebih irit karena tidak membutuhkan bensin, tidak ada biaya ganti oli mesin, serta menawarkan pajak tahunan yang cenderung lebih ringan. Selain itu, sejumlah model juga hadir dengan jarak tempuh yang cukup jauh dalam sekali pengisian daya.

Di pasar Indonesia, beberapa mobil listrik 7-seater kini mulai dilirik sebagai penantang Xpander. Salah satunya BYD M6 yang dipasarkan dalam beberapa varian, dengan harga mulai dari Rp383 juta. Mobil ini memakai motor listrik 150 kW atau 201 hp dan torsi 310 Nm, dengan jarak tempuh sekitar 450 km hingga 530 km.

Nama lain yang ikut mencuri perhatian adalah VinFast Limo Green. Model ini hadir dengan harga agresif, yakni mulai Rp299 juta melalui program cashback atau Rp319 juta untuk pembelian retail. Mobil ini menawarkan jarak tempuh 450 km berdasarkan standar NEDC dan jarak sumbu roda 2.840 mm. VinFast juga menyediakan skema sewa baterai untuk menekan harga beli awal.

Wuling turut masuk lewat Cortez Darion EV. MPV listrik ini menawarkan pintu geser dan captain seat di baris kedua, dengan harga mulai Rp356 juta untuk 1.500 pembeli pertama dan sekitar Rp399 jutaan pada harga normal. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 540 km berdasarkan standar CLTC.

Selain itu, ada Wuling Eksion yang hadir sebagai SUV listrik 7-seater dengan fitur ADAS Level 2, panoramic sunroof, dan enam airbag. Varian EV CE dibanderol mulai Rp389 juta, sedangkan varian EV EX dipasarkan Rp459 juta dengan jarak tempuh hingga 530 km.

Di segmen yang lebih premium, Maxus Mifa 7 juga masuk daftar pesaing. MPV listrik ini dijual sekitar Rp750 juta OTR Jakarta dan dibekali motor listrik 180 kW dengan torsi 350 Nm. Mobil ini bahkan mengantongi sertifikasi keselamatan bintang lima dari sejumlah lembaga uji, dengan jarak tempuh hingga 570 km.

Sementara itu, Aletra L7 hadir sebagai opsi dari merek nasional yang menyasar segmen low MPV. Mobil ini mengusung baterai 51,8 kWh dengan target jarak tempuh 430 km dan tersedia dalam konfigurasi 6-seater serta 7-seater, termasuk opsi pintu geser elektrik.

Dengan pilihan yang semakin beragam, persaingan di segmen MPV keluarga kini tidak lagi hanya soal kenyamanan dan kapasitas penumpang. Efisiensi biaya operasional, teknologi listrik, serta fitur yang ditawarkan menjadi pertimbangan baru yang berpotensi menggeser posisi Xpander di pasar.

ADVERTISEMENTResponsive
AUTHOR

iMedia

iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

ADVERTISEMENTResponsive
Exit mobile version