Konvoi Pejabat Foto-Foto di Sitinjau Lauik, Dikawal Polisi dengan Sirene dan Strobo

14 Apr 2026 • 02:47 iMedia

NGEBUT.ID – Aksi rombongan mobil yang diduga berisi pejabat dan berhenti untuk foto-foto di tengah tanjakan Sitinjau Lauik, Sumatera Barat, viral di media sosial. Rombongan itu disebut dikawal mobil polisi dengan sirene dan strobo yang sempat menarik perhatian publik.

Dalam video yang beredar, rombongan tersebut terlihat menggunakan mobil seperti Toyota Fortuner dan Kijang Innova. Mobil patroli polisi berada di barisan pengawal dan beberapa kali membunyikan sirene saat melintasi jalur menanjak dan berkelok tersebut.

Rombongan itu kemudian berhenti di tengah tikungan curam Sitinjau Lauik. Sejumlah penumpang turun dari kendaraan dan berpose untuk foto, sementara kendaraan besar seperti truk menunggu dari kedua arah.

Dikutip dari CNN Indonesia, rombongan yang berhenti dan berfoto itu diduga merupakan eks anggota DPR Arteria Dahlan. Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes M Reza Chairul membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Reza mengatakan, kejadian itu berlangsung saat rombongan yang diduga Arteria Dahlan sedang menjalani kegiatan di wilayah Solok Kota. Ia menyebut jalur menikung dan menanjak seperti Sitinjau Lauik memang kerap memerlukan bantuan pengaturan lalu lintas, terutama ketika ada kendaraan yang melintas di titik tertentu.

Meski demikian, Reza mengaku sudah memberikan teguran kepada jajaran kepolisian di Solok Kota yang melakukan pengawalan rombongan tersebut. Petugas yang bertugas ikut ditegur oleh pimpinan kepolisian setempat.

“Iya itu yang mengawal dari Satlantas Polres Solok Kota. Sudah saya tegur Kapolres dan Kasatlantasnya,” kata Reza.

Aksi penggunaan sirene dan strobo dalam pengawalan kendaraan juga kembali menjadi sorotan. Sebelumnya, Korlantas Polri sempat menyampaikan pembekuan penggunaan strobo dan sirene, namun dalam beberapa waktu terakhir penggunaannya kembali ramai diperbincangkan.

Praktisi keselamatan berkendara sekaligus Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menilai pembatasan sirene dan strobo belum berjalan efektif. Ia menyebut penggunaan perangkat tersebut di jalan justru masih sering ditemui.

Menurut Sony, petugas seharusnya mengingatkan bahaya berhenti di tengah tikungan Sitinjau Lauik, bukan justru memfasilitasi tindakan tersebut.

“Fungsi petugas polisi tersebut tidak hanya ngawal, tapi mengingatkan, melakukan tindakan yang menyelamatkan, bukan menormalisasi atau memfasilitasi bahaya, sekalipun punya hak diskresi. Apa pun misinya, nggak sepantasnya sekelas pejabat juga ngasih contoh yang tidak baik kepada masyarakat,” ujarnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya