Motor Listrik Pengadaan MBG Jadi Perhatian KPK

15 Apr 2026 • 02:56 iMedia

Jakarta – Pengadaan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut memberikan perhatian terhadap rencana pengadaan 25.644 unit sepeda motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu area yang rawan penyimpangan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban.

"Tentu KPK memberikan perhatian soal itu," ujar Budi.

Menurut Budi, perhatian tersebut juga terkait dengan sejumlah hal mendasar dalam proses pengadaan, seperti analisis kebutuhan, kesesuaian spesifikasi kendaraan, serta pemerataan kebutuhan di lapangan.

"Mulai dari proses awal, perencanaannya itu apakah sudah dilakukan analisis kebutuhannya sehingga nanti berujung kepada spesifikasi kendaraan-kendaraan yang dibutuhkan?" katanya.

"Kemudian terkait dengan kebutuhan, apakah kebutuhan itu merata? Artinya, kendaraan dengan spek demikian itu rata dibutuhkan di semua lokasi atau seperti apa?" lanjutnya.

Pemilihan merek motor listrik Emmo juga ikut menjadi perhatian. Pasalnya, merek tersebut tergolong baru dan dealer resminya dilaporkan belum sepenuhnya rampung.

"Dalam konteks pelaksanaan pengadaan barang dan jasa kan tentu itu harus dilihat, mengapa misalnya vendor A yang menang. Pasti ada argumentasi-argumentasi dalam proses pengadaan barang dan jasa tersebut. Nah, itu yang kemudian nantinya harus bisa dipertanggungjawabkan," kata Budi.

Kepala BGN Dadan Hindayana sebelumnya menjelaskan bahwa pengadaan motor listrik itu merupakan bagian dari perencanaan anggaran 2025 untuk mendukung operasional Program MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dadan juga meluruskan kabar yang menyebut jumlah motor listrik mencapai 70.000 unit. Menurut dia, informasi tersebut tidak benar.

"Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," ujarnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya