Pajak Mobil Baru di Indonesia Dinilai Terlalu Tinggi, Bisa Tembus 40 Persen

18 Apr 2026 • 22:33 iMedia

NGEBUT.ID – Pajak mobil di Indonesia dinilai masih terlalu tinggi. Bahkan, komposisinya disebut bisa mencapai 40 persen dari total harga jual kendaraan baru.

Artinya, konsumen yang membeli mobil seharga Rp200 jutaan bisa saja menanggung pajak hingga sekitar Rp80 jutaan. Sementara nilai kendaraan sebelum pajak berada di kisaran Rp120 jutaan.

Adapun komponen yang membentuk beban pajak tersebut antara lain PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), Bea Balik Nama, PPN (Pajak Pertambahan Nilai), PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah), serta biaya penerbitan STNK, pelat nomor, dan BPKB.

Pengamat otomotif senior Institut Teknologi Bandung (ITB), Agus Purwadi, menilai komposisi pajak mobil idealnya dapat ditekan terlebih dahulu sekitar 10 persen. Menurutnya, langkah itu bisa menjadi awal untuk melihat dampak terhadap ekonomi dan pasar otomotif.

"Kita bisa mulai dari turun 10 persen. Karena itu sudah ada license data. Kita lihat itu dampak ekonominya. Kalau masih ketahan dan positif, bisa di exercise," ujar Agus di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa malam (14/4).

Agus menambahkan, penurunan yang lebih ideal sebetulnya mencapai 20 persen. Dengan begitu, pajak bisa lebih diarahkan pada aktivitas ekonomi, bukan menjadi hambatan dalam pembelian kendaraan.

Hal senada disampaikan Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam. Ia menilai komposisi pajak mobil di Indonesia seharusnya berada di bawah 20 persen agar pasar lebih bergairah, terutama bagi pembeli mobil pertama.

"Sebenarnya di bawah 20 persen lah. Kan konsumen kasihan, terutama kalau first time buyer. Kalau sudah mobil ketiga atau keempat wajar lah," kata Bob.

Bob juga menilai beban pajak 40 persen terlalu besar bagi konsumen yang baru membeli mobil. Menurut dia, kondisi itu membuat harga kendaraan menjadi jauh lebih berat sebelum sampai ke tangan pembeli.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya