Recall Hyundai Palisade Belum Berlaku di Indonesia, Ini Penjelasan Hyundai Motors Indonesia

Hyundai Motors Indonesia menyatakan belum ada instruksi penarikan kembali atau recall untuk Hyundai Palisade di Indonesia. Pabrikan menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat insiden serupa yang terjadi di dalam negeri.
Penarikan unit Palisade di Amerika Serikat dilakukan menyusul insiden fatal yang melibatkan kursi elektrik, yang menyebabkan seorang balita terjepit pada Maret 2026. Kasus tersebut kemudian memicu langkah recall dari Hyundai di pasar AS.
Hyundai menjelaskan bahwa solusi untuk masalah ini berupa pembaruan perangkat lunak pada sistem kursi elektrik. Dengan demikian, perbaikan dapat dilakukan tanpa perlu kunjungan fisik dari konsumen ke bengkel.
Pria yang akrab disapa Soerjo itu menegaskan Hyundai akan mengikuti kebijakan yang diberikan oleh HMC. Namun, konsumen diminta tidak perlu khawatir karena perbaikan yang dibutuhkan pada Hyundai Palisade hanya berupa software dan tidak memakan waktu lama.
“Jadi perbaikan softwarenya tidak membutuhkan customer kita untuk datang. Tapi kita menginformasikan secara aktif agar konsumen tetap berhati-hati,” ujar Soerjo.
Sebelumnya, bocah berusia dua tahun dilaporkan meninggal dunia usai terjepit di kursi baris kedua Hyundai Palisade. Fitur lipat otomatis pada kursi tersebut diduga menjadi penyebab insiden fatal itu.
Insiden terjadi pada 7 Maret 2026 di Ohio, Amerika Serikat. Setelah kejadian itu, Hyundai mengimbau pemilik Palisade 2026 untuk tidak mengaktifkan fitur kursi elektrik jika ada orang atau benda di bangku baris kedua maupun ketiga.
Pabrikan asal Korea Selatan tersebut juga meminta pemilik menghindari menekan tombol sandaran kursi saat masuk atau keluar dari baris ketiga. Hyundai menyebut masalah ini berkaitan dengan kerja sistem kursi elektrik pada Palisade ketika ada benda yang menghalangi.
