Truk Masih Uji Jalan B50, Tembus 40 Ribu Kilometer, Mesin Aman?
NGEBUT.ID – Pemerintah berencana menerapkan penggunaan biodiesel 50 persen atau B50 mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini memunculkan pertanyaan soal kesiapan mesin diesel, termasuk pada kendaraan niaga seperti truk.
Sejumlah produsen otomotif, terutama di segmen kendaraan komersial, saat ini masih menjalankan uji jalan untuk memastikan performa mesin tetap aman saat menggunakan bahan bakar dengan campuran minyak sawit yang lebih tinggi.
PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyebut pengujian terhadap unit produksinya masih berlangsung. Vice President Director IAMI, Anton Rusli, mengatakan jarak tempuh pengujian sejauh ini sudah mencapai belasan ribu kilometer.
"Kira-kira sudah 10 sampai 20 ribu kilometer sudah kita lakukan pengetesan. Harusnya tidak terjadi banyak sekali permasalahan, kalaupun ada sesuatu kami akan adjust sedikit," ujar Anton.
Sementara itu, PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) mengklaim performa mesin pada pengujian B50 masih stabil meski sudah melewati jarak cukup jauh. Sales & After Sales Director HMSI, Susilo Darmawan, mengatakan belum ada gangguan teknis yang berarti selama tes berlangsung.
Menariknya, persoalan filter solar yang biasanya lebih cepat kotor pada penggunaan biodiesel juga belum terlihat dalam pengujian tersebut.
"Hasil sementara ini masih sinkron, dari hasil tes kemarin belum pernah diganti," kata Susilo.
Di sisi lain, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) juga terus memantau hasil road test yang mendekati tahap akhir. Pihak KTB menilai pemantauan hingga 50 ribu kilometer penting untuk melihat dampak penggunaan B50 dalam jangka panjang.
"Penting bagi kami mengetahui hasilnya setelah B50 ini digunakan untuk sampai 50 ribu kilometer," ujar Aji.
Meski pengujian belum sepenuhnya selesai, KTB menyebut armada tes mereka sejauh ini tidak menunjukkan gejala kerusakan.
"Sampai saat ini melakukan road test tidak ada issue," jelas dia.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
