Menperin Ingatkan Produsen Jepang Menyesuaikan Diri di Tengah Pergeseran Pasar Otomotif

11 Apr 2026 • 23:42 iMedia

NGEBUT.ID – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai tutupnya sejumlah dealer mobil Jepang di Indonesia menjadi tantangan bagi para produsen asal Negeri Sakura untuk menyesuaikan diri dengan perubahan permintaan pasar.

“Saya kira itu juga challenge untuk brand Jepang ya karena semuanya ini kan berkaitan dengan market. Jadi dia harus bisa menyesuaikan apa yang menjadi keinginan market,” kata Agus, dikutip dari Antara, Kamis (9/4).

Sebelumnya, salah satu dealer Honda di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diketahui tutup. Melalui akun Instagram @Hondaponpin, pihak dealer menyampaikan perpisahan kepada konsumen.

“Kami Honda Pondok Pinang, pamit undur diri. Terimakasih atas dukungan dan kepercayaannya terhadap kami,” tulis unggahan tersebut.

Bangunan dealer itu kini disebut beralih fungsi menjadi showroom merek mobil asal China, Jaecoo. Kondisi serupa juga sebelumnya terjadi pada sejumlah dealer Honda di wilayah Pasteur, Jemursari, Triputra, dan Trimegah Bekasi.

Agus menambahkan, produsen Jepang perlu lebih cermat membaca arah kebijakan pemerintah yang kini semakin konsisten mendorong penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Menurutnya, dorongan tersebut makin kuat seiring dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah, yang membuat banyak negara berupaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Pemerintah, kata Agus, juga telah memberikan arahan yang jelas untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik nasional, mulai dari sepeda motor, mobil penumpang, hingga kendaraan niaga seperti truk dan bus.

“Saya kira itu produsen-produsen Jepang harus bisa melihat bahwa kita akan shifting ke situ dan ini arahan langsung dari Bapak Presiden agar kita bisa segera full pada EV, baik itu motor maupun mobil termasuk truk, termasuk bus juga,” ujarnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya