Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Masih Dominan, Daihatsu Catat Penjualan 11.115 Unit pada Maret 2026

NGEBUT.ID – Daihatsu mencatat penjualan ritel sebanyak 11.115 unit di Indonesia pada Maret 2026 dengan pangsa pasar 16,7 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat masih banyak tertuju pada kendaraan yang fungsional, efisien, dan memiliki nilai guna tinggi.
Model Sigra, Ayla, dan seri Gran Max menjadi penopang utama penjualan Daihatsu di Tanah Air. Kombinasi ketiga model tersebut memperkuat posisi Daihatsu di segmen kendaraan yang dinilai sesuai dengan kebutuhan mobilitas harian maupun usaha.
Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, mengatakan kontribusi Gran Max dan Sigra, ditambah penjualan model lain, menjadi bukti bahwa pasar otomotif nasional masih didominasi kendaraan yang fungsional dan ekonomis.
“Kontribusi Gran Max dan Sigra sebagai pilar utama penjualan dan didukung oleh penjualan model lainnya menunjukkan bahwa kebutuhan kendaraan masyarakat Indonesia masih didominasi oleh kendaraan yang fungsional, efisien, dan memiliki value for money tinggi. Daihatsu berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, serta layanan purnajual luas,” ujar Sri Agung Handayani, Kamis (16/4/2026).
Selain dua model andalan tersebut, Daihatsu Terios juga tetap menjadi pilihan di segmen SUV medium bermesin bensin dengan harga di bawah Rp300 juta. Pada Maret 2026, model ini terjual 1.252 unit.
Model lain seperti All New Xenia, Rocky, dan Luxio turut memberi kontribusi positif bagi kinerja penjualan perusahaan.
Untuk menjaga momentum tersebut, Daihatsu menghadirkan program promo DAIFIT yang berlangsung hingga 30 April 2026. Program ini menawarkan kesempatan bagi konsumen untuk memenangkan undian umroh, serta beragam kemudahan finansial seperti gratis biaya administrasi kredit dan paket tukar tambah spesial.
Promo ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin memiliki kendaraan sesuai kebutuhan, sekaligus memberi nilai tambah melalui penawaran yang lebih ringan.
