Tunggu Regulasi Subsidi, Aismoli: Yang Terpenting Kepastian
NGEBUT.ID – Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menyambut positif rencana pemerintah memberikan subsidi sepeda motor listrik sebesar Rp3 juta. Kebijakan ini dinilai dapat mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan sekaligus menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) secara nasional.
Meski demikian, pelaku industri masih menunggu regulasi resmi terkait mekanisme pelaksanaan, kriteria penerima, dan periode program. Menurut Aismoli, kepastian aturan menjadi faktor utama agar industri dapat menyiapkan langkah bisnis dengan lebih terukur.
“Bagi industri, yang paling penting kepastian dan konsistensi kebijakan, agar konsumen tidak kembali wait and see dan industri dapat merencanakan produksi serta investasi dengan lebih baik,” ujar perwakilan Aismoli, Riniwaty.
Ia menegaskan, secara umum industri motor listrik di dalam negeri siap menyambut peningkatan permintaan jika insentif mulai diberlakukan. Bahkan, kapasitas produksi motor listrik nasional disebut jauh lebih besar dibandingkan permintaan pasar saat ini.
Aismoli juga berharap pemerintah segera menerbitkan peraturan teknis agar pelaku industri memiliki cukup waktu untuk menyiapkan stok kendaraan, jaringan dealer, serta administrasi pendukung kebijakan tersebut.
Selain soal regulasi, asosiasi mengingatkan industri untuk tetap menghadirkan produk yang berkualitas dan dipercaya konsumen. “Kami menyarankan industri harus membangun produk yang dipercaya dan dipilih konsumen karena nilainya, bukan semata karena subsidi. Insentif adalah akselerator pasar, bukan fondasi keberlanjutan industri,” kata Riniwaty.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa (18/8/2026) menyampaikan bahwa subsidi pembelian sepeda motor listrik paling cepat bisa diberlakukan pada September 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada BBM.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
