Bos Ford Ingin Mobil China Dilarang Dijual di Amerika Serikat

18 Apr 2026 • 22:29 iMedia

NGEBUT.ID – CEO Ford Jim Farley menyatakan keinginannya agar mobil-mobil buatan China dilarang dijual di Amerika Serikat. Ia menilai kehadiran mobil China berpotensi mengancam industri otomotif Negeri Paman Sam, bahkan berdampak lebih luas pada perekonomian AS.

“Kita seharusnya tidak membiarkan mereka masuk ke negara kita,” ujar Farley saat diwawancarai Fox News, seperti dikutip Carscoops.

Farley menilai, jika mobil-mobil China dibiarkan masuk ke pasar AS, sektor manufaktur domestik bisa menghadapi tekanan berat. Ia bahkan menyebut kondisi itu dapat membawa industri dalam negeri menuju kehancuran.

Menariknya, sebelumnya Farley sempat memuji sejumlah mobil buatan China, termasuk BYD dan Xiaomi, yang dinilainya mampu bersaing dengan merek-merek besar seperti Ford, GM, hingga Toyota.

Salah satu kekhawatiran utama Farley berkaitan dengan harga. Menurutnya, produsen mobil China mendapat dukungan subsidi besar dari pemerintah sehingga dapat menjual kendaraan dengan harga jauh lebih murah. “Jadi, ini sama sekali bukan pertarungan yang adil,” katanya.

Ia juga menyoroti sisi teknologi, terutama pada mobil listrik buatan China yang umumnya dipenuhi sensor, kamera, dan fitur konektivitas. Farley mengaku khawatir kendaraan-kendaraan tersebut dapat mengumpulkan banyak data.

“Semua kendaraan (asal China) ini memiliki 10 kamera. Mereka dapat mengumpulkan banyak data. Jadi, saya sangat berharap kita tidak mengizinkan mereka melewati perbatasan,” ujar Farley.

Pemerintah AS sendiri telah mengambil sejumlah langkah untuk menahan laju mobil China di negaranya, salah satunya dengan menerapkan tarif impor 100% untuk setiap mobil China yang masuk ke pasar Amerika.

Meski demikian, mobil-mobil China kini semakin dekat ke pasar AS. Meksiko sudah mengizinkan penjualan mobil China, bahkan BYD disebut telah memproduksi mobil di negara tersebut. Kanada juga telah membuka penjualan mobil China, sementara Stellantis dikabarkan mempertimbangkan produksi kendaraan listrik Leapmotor di bekas pabrik Jeep di Ontario.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya