Toyota Masih Jual Yaris Hatchback di Indonesia Meski Penjualannya Menurun
NGEBUT.ID – Toyota masih mempertahankan penjualan Yaris Hatchback di Indonesia meski pasar mobil hatchback terus menyusut. Di saat sejumlah pabrikan mulai mengalihkan fokus ke segmen SUV, Toyota belum menghentikan distribusi model tersebut.
Data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penurunan yang cukup tajam dalam lima tahun terakhir. Pada 2021, Yaris Hatchback masih terdistribusi 6.819 unit. Angka itu turun menjadi 3.781 unit pada 2022, lalu kembali merosot ke 1.436 unit pada 2023.
Memasuki 2024, Toyota hanya menyisakan tiga varian Yaris Hatchback. Total distribusinya sepanjang tahun tersebut bahkan tidak mencapai 500 unit, yakni 373 unit. Tren penurunan berlanjut pada 2025, ketika Gaikindo mencatat distribusi Yaris Hatchback hanya 184 unit ke dealer.
Meski begitu, Toyota menegaskan belum ada rencana untuk menghentikan produksi maupun penjualan Yaris Hatchback di Indonesia. Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Jap Ernando Demily, mengatakan pihaknya masih membuka kesempatan bagi konsumen yang ingin membeli model tersebut.
“Sampai hari ini kita masih membuka kesempatan kepada customer. Yaris hatchback kita masih ada. Kalau pasar kan masuknya ke klasifikasi 5-seater, marketnya masih cukup ada,” kata Ernando belum lama ini.
Menurut Ernando, tren pasar otomotif saat ini memang cenderung mengarah ke SUV. Kondisi itu ikut memengaruhi penjualan hatchback, termasuk Yaris. Toyota sendiri kini juga memiliki Yaris Cross yang masuk kategori SUV dan diproduksi di TMMIN.
“Kalau dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, Yaris hatchback kan lagi tren. Sekarang customer arahnya lebih ke SUV cross,” ujarnya.
Penurunan minat pada segmen hatchback juga dirasakan Honda. Pabrikan asal Jepang itu bahkan menghentikan produksi City Hatchback di Indonesia, meski penjualannya masih berjalan untuk menghabiskan stok yang tersisa.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
