Hyundai Siapkan Staria Hybrid dan EV untuk Pasar Indonesia
Hyundai Motors Indonesia diduga tengah menyiapkan lini elektrifikasi untuk Staria di pasar Indonesia. Hal itu terlihat dari kemunculan dua varian Staria Hybrid dan satu varian Staria EV dalam data Permendagri terbaru.
Dalam daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB), tercatat varian Staria Signature 1.6T HEV (4X2) AT, Staria VIP 1.6T HEV (4X2) AT, serta Staria VIP EV. Nilai jual untuk varian hybrid berada di kisaran Rp456 juta hingga Rp535 juta, sementara versi EV tercatat Rp615 juta.
Meski demikian, angka NJKB tersebut bukan harga jual resmi di diler. Nilai itu belum mencakup pajak, biaya administrasi, dan komponen lain yang biasanya membuat harga on the road lebih tinggi.
Kehadiran nama Staria Hybrid dan Staria EV menjadi sinyal bahwa Hyundai berupaya memperluas pilihan MPV mewah berbasis teknologi elektrifikasi di Indonesia. Langkah ini juga sejalan dengan strategi Hyundai yang sebelumnya telah menghadirkan sejumlah model ramah lingkungan, seperti Tucson Hybrid dan Santa Fe Hybrid.
Secara teknis, Staria dibangun di atas platform N3 generasi ketiga yang diklaim lebih stabil. Mobil ini juga dibekali fitur keselamatan dan bantuan berkendara seperti Intelligent Speed Limit Assist (ISLA), Navigation-based Smart Cruise Control (NSCC), dan Lane Following Assist (LFA).
Jika benar masuk ke pasar Indonesia, Staria Hybrid berpotensi menjadi alternatif bagi konsumen di kota besar yang menginginkan MPV premium dengan efisiensi lebih baik dibandingkan versi diesel. Saat ini, Hyundai Staria bermesin diesel di Indonesia dipasarkan dengan harga Rp954,8 juta hingga Rp1,09 miliar on the road Jakarta.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
