Perbandingan Wuling Binguo EV, BYD Dolphin, dan Chery Omoda E5: Harga Berdekatan, Mana yang Paling Sesuai?

NGEBUT.ID – Pasar mobil listrik di Indonesia semakin ramai dengan kehadiran sejumlah model yang menawarkan karakter berbeda. Di antara pilihan yang tersedia, Wuling Binguo EV, BYD Dolphin, dan Chery Omoda E5 menjadi tiga nama yang kerap dibandingkan karena sama-sama menyasar konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik.

Meski sering disebut memiliki harga yang berdekatan, ketiganya sejatinya berada di segmen yang berjenjang. Wuling Binguo EV hadir sebagai city car listrik yang lebih terjangkau, BYD Dolphin menawarkan keseimbangan antara harga dan fitur, sedangkan Chery Omoda E5 tampil sebagai SUV crossover dengan kelengkapan yang lebih premium.

Dari sisi harga, Wuling Binguo EV dibanderol mulai Rp279 juta untuk varian Lite hingga Rp332 juta untuk varian Pro. BYD Dolphin dipasarkan di kisaran Rp369 juta untuk Dynamic sampai Rp429 juta untuk Premium. Sementara itu, Chery Omoda E5 berada di rentang Rp369,9 juta untuk Pure hingga Rp505,5 juta untuk Two Tone.

Dengan struktur harga tersebut, Wuling Binguo EV menjadi opsi paling ekonomis. BYD Dolphin berada di kelas menengah, sedangkan Chery Omoda E5 menjadi pilihan paling premium di antara ketiganya.

Dari spesifikasi, Wuling Binguo EV dibekali tenaga 67 hp dengan baterai 31,9 kWh dan jarak tempuh hingga 333 km. Mobil ini mengusung desain klasik dengan layar ganda 10,25 inci, cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.

BYD Dolphin hadir dengan tenaga 95–204 hp, baterai 44,9–60,48 kWh, serta jarak tempuh 410–490 km. Model ini juga dilengkapi fitur ADAS, layar putar 12,8 inci, dan bagasi yang fleksibel.

Sementara itu, Chery Omoda E5 menawarkan tenaga 204 hp dan torsi 340 Nm dengan baterai 61 kWh. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 430–505 km, dilengkapi fitur premium seperti sunroof, kamera 540 derajat, dan Vehicle-to-Load (V2L).

Bagi konsumen yang mencari mobil listrik untuk mobilitas kota dengan budget lebih terjangkau, Wuling Binguo EV bisa menjadi pilihan yang paling masuk akal. Model ini dinilai cocok untuk pengguna yang baru pertama kali beralih ke kendaraan listrik.

Jika menginginkan mobil listrik dengan keseimbangan harga, performa, dan fitur modern, BYD Dolphin dapat menjadi pertimbangan. Model ini menyasar konsumen yang menginginkan EV dengan karakter lebih bertenaga tanpa masuk ke harga premium.

Di sisi lain, Chery Omoda E5 lebih sesuai untuk pengguna yang mengutamakan kabin lebih lega, fitur lengkap, dan kenyamanan kelas atas. Dengan jarak tempuh yang lebih panjang dan fitur yang lebih premium, model ini ditujukan bagi konsumen yang mencari SUV listrik dengan nilai lebih.

Ketiga mobil tersebut menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia kini semakin beragam. Konsumen dapat memilih sesuai kebutuhan, mulai dari city car ekonomis hingga SUV listrik premium.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya