5 Motor yang Dulu Diremehkan, Kini Langka dan Diburu Kolektor
NGEBUT.ID – Sejumlah motor lawas yang dulu kerap diremehkan kini justru menjadi incaran kolektor. Perubahan tren modifikasi dan meningkatnya minat terhadap kendaraan klasik membuat unit-unit yang semakin langka mengalami kenaikan harga signifikan.
Dulu, motor-motor ini sering dianggap aneh, kurang menarik, atau kurang modern. Namun seiring waktu, nilai historis, keunikan desain, dan potensi modifikasinya membuat pandangan publik berubah drastis.
Berikut lima motor yang dahulu sempat dihina, tetapi kini justru diburu karena kelangkaannya.
1. Honda Win 100
Honda Win 100 dulu identik sebagai motor operasional di lingkungan pemerintahan desa. Tampilan yang menyerupai motor sport, tetapi dengan posisi mesin datar seperti motor bebek, membuatnya kurang diminati anak muda.
Meski begitu, Honda Win 100 dikenal tangguh di medan berat. Motor ini cukup andal untuk tanjakan maupun kebutuhan harian di area pedesaan. Kini, unit yang sudah direstorasi atau dimodifikasi bergaya semi-trail justru banyak dicari kolektor dan penggemar kustom. Jika dulu harga bekasnya hanya sekitar Rp2 jutaan, kini nilainya bisa menembus puluhan juta rupiah.
2. Kawasaki Ninja 150 SS Kuning
Ninja 150 SS sempat dianggap berada di bawah seri Ninja 150R yang tampil lebih modern. Varian warna kuning pun dulu sering dipandang sebelah mata karena citra Ninja sangat lekat dengan warna hijau.
Namun kini, justru unit berwarna kuning menjadi salah satu yang paling langka dan diburu. Kelangkaan tersebut membuat harganya melonjak. Bahkan, ada pemilik Ninja 150R yang rela mengubah tampilannya agar menyerupai Ninja 150 SS klasik ini.
3. Honda Tiger Revo
Saat pertama kali meluncur, Honda Tiger Revo sempat menuai kritik karena desain lampu depan asimetris. Gaya yang terinspirasi motor Eropa itu dianggap tidak cocok oleh sebagian penggemar setianya.
Meski begitu, seiring berjalannya waktu, Tiger Revo justru memperoleh tempat tersendiri di kalangan pecinta motor sport lawas. Karakter bongsor, mesin yang kuat, dan tampilan khas membuatnya kini bernilai lebih, terutama dalam kondisi original dan terawat.
4. Yamaha RX-King edisi lawas
Yamaha RX-King sejak dulu punya reputasi sebagai motor dua-tak yang bertenaga, namun tidak semua orang menyukai karakter dan suaranya yang khas. Pada masanya, motor ini juga kerap dipandang terlalu liar untuk penggunaan harian.
Kini, RX-King justru menjadi salah satu motor paling dicari kolektor. Unit lawas yang masih orisinal, apalagi dengan surat-surat lengkap, dapat dihargai sangat tinggi di pasaran karena makin sulit ditemukan.
5. Suzuki Shogun generasi awal
Suzuki Shogun generasi awal dulu dikenal sebagai motor bebek yang andal, tetapi kerap kalah pamor dibanding rival-rivalnya. Desainnya yang sederhana membuat motor ini kurang dilirik saat baru dipasarkan.
Namun saat ini, Shogun generasi awal mulai naik daun di kalangan kolektor motor era 1990-an dan awal 2000-an. Unit mulus dan orisinal semakin langka, sehingga harganya ikut terkerek naik.
Fenomena ini menunjukkan bahwa nilai sebuah motor tidak selalu ditentukan pada saat pertama kali dirilis. Seiring berjalannya waktu, faktor kelangkaan, sejarah, dan selera pasar bisa mengubah motor yang dulu diremehkan menjadi buruan kolektor.
