Marc Marquez Tak Pernah Kalah dari Rekan Setim di MotoGP, Sebut Momen Itu Pasti Akan Datang
NGEBUT.ID – Marc Marquez telah berlaga di Grand Prix sejak 2008 dan hingga kini belum pernah sekali pun kalah dari rekan setimnya dalam klasemen akhir musim. Namun, pebalap asal Spanyol itu menilai situasi tersebut suatu saat akan berubah.
Dalam siniar Tengo un Plan pada Sabtu (18/4/2026), Marquez mengatakan ia tidak merasa cemas dengan kemungkinan dikalahkan rekan setim. Menurutnya, hal itu merupakan bagian alami dari perjalanan seorang pebalap.
“Itu akan terjadi. Itu adalah proses alami. Anda tak boleh hidup dengan rasa takut rekan setim akan mengalahkan Anda. Memang benar itu belum pernah terjadi kepada saya. Namun, itu hal alami dan akan terjadi,” ujar Marquez.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu memikirkan anggapan publik mengenai catatan tersebut. Marquez menyebut hal itu lebih menjadi rasa ingin tahu orang-orang ketimbang sesuatu yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan.
“Ini hanya soal rasa ingin tahu orang-orang, bukan soal apakah itu akan memengaruhi saya. Saya tidak terlalu cemas, karena begitulah adanya,” lanjut pebalap yang pada 2027 berpeluang satu tim dengan Pedro Acosta itu.
Marquez, yang kini berusia 33 tahun, juga menyadari bahwa usianya tak lagi muda untuk balapan. Ia menilai pebalap yang lebih muda cenderung lebih kompetitif karena masih memiliki kondisi fisik segar, minim cedera, dan belum dibebani rasa takut.
Menurut sembilan kali juara dunia itu, cara membalap juga berubah seiring bertambahnya usia. Ia menilai pebalap berusia 20 tahun dan 35 tahun tentu tidak akan mengambil tikungan dengan pendekatan yang sama.
“Ketika berusia 35 tahun, Anda tak melangkah dengan cara yang sama seperti ketika berusia 20 tahun. Sama seperti balap motor. Jika berusia 20 tahun, Anda tak masuk ke tikungan dengan cara yang sama seperti ketika berusia 35 tahun,” tuturnya.
“Bukan berarti Anda tak bisa cepat dan defensif selagi punya pengalaman. Namun, Anda tidak akan melakukan segalanya dengan cara yang sama seperti ketika masih muda,” pungkas Marquez.
Berikut catatan perbandingan Marc Marquez dengan rekan setimnya di ajang Grand Prix sejak debutnya pada 2008:
2008: GP125 Repsol KTM 125 – peringkat 13; rekan setim Tito Rabat peringkat 14.
2009: GP125 Red Bull KTM Motorsport – peringkat 8; rekan setim Cameron Beaubier peringkat 29.
2010: GP125 Red Bull Ajo Motorsport – juara; rekan setim Sandro Cortese peringkat 7 dan Adrian Martin peringkat 15.
2011: Moto2 CatalunyaCaixa Repsol – runner up; tidak ada rekan setim.
2012: Moto2 CatalunyaCaixa Repsol – juara; tidak ada rekan setim.
2013: MotoGP Repsol Honda – juara; rekan setim Dani Pedrosa peringkat 3.
2014: MotoGP Repsol Honda – juara; rekan setim Dani Pedrosa peringkat 4.
2015: MotoGP Repsol Honda – peringkat 3; rekan setim Dani Pedrosa peringkat 4.
2016: MotoGP Repsol Honda – juara; rekan setim Dani Pedrosa peringkat 6.
2017: MotoGP Repsol Honda – juara; rekan setim Dani Pedrosa peringkat 4.
2018: MotoGP Repsol Honda – juara; rekan setim Dani Pedrosa peringkat 11.
2019: MotoGP Repsol Honda – juara; rekan setim Jorge Lorenzo peringkat 19.
2020: MotoGP Repsol Honda – tidak terklasifikasi; rekan setim Alex Marquez peringkat 14.
2021: MotoGP Repsol Honda – peringkat 7; rekan setim Pol Espargaro peringkat 12.
2022: MotoGP Repsol Honda – peringkat 13; rekan setim Pol Espargaro peringkat 16.
2023: MotoGP Repsol Honda – peringkat 14; rekan setim Joan Mir peringkat 22.
2024: MotoGP Gresini Racing – peringkat 3; rekan setim Alex Marquez peringkat 8.
2025: MotoGP Ducati Lenovo Team – juara; rekan setim Pecco Bagnaia peringkat 5.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
