Akbar Faizal Kecewa dengan BYD Seal, BYD Indonesia Buka Suara

14 Apr 2026 • 01:19 iMedia

Politikus senior Akbar Faizal mengaku kecewa dengan mobil listrik BYD Seal yang dibelinya. Ia menilai kendaraan tersebut bermasalah dan penanganan dari pihak terkait tidak sesuai harapan.

Melalui unggahan di Instagram, Akbar menjelaskan mobil itu dibeli secara kredit pada Desember 2025 melalui dealer Sudirman dengan skema pembiayaan dari Clipan Finance. Dalam unggahannya, ia menyoroti pelayanan purnajual dari sejumlah pihak yang dinilainya saling melempar tanggung jawab.

“Hebat dalam jualan tapi parah abis dalam pelayanan pasca penjualan itulah BYD Indonesia Sudirman, Clipan Official, serta perusahaan asuransi Asuransimag,” tulis Akbar, dikutip Senin (13/4).

Ia juga menyebut mobil yang digunakan mengalami masalah pada bagian kaki-kaki sehingga terasa oleng. Menurut Akbar, kondisi itu tak kunjung selesai meski mobil sudah masuk bengkel. Bahkan, setelah diperiksa bengkel internal BYD, ia mengklaim kondisi mobil justru semakin parah karena analisis masalah yang dinilai keliru.

“Ternyata mereka salah analisa dan jogetnya makin parah, saya kembalikan ke mereka lagi,” lanjutnya.

Akbar mengatakan selama sekitar dua bulan mobilnya belum mendapat kejelasan penanganan. Memasuki bulan keempat, ia mengaku masih belum mendapatkan solusi yang memuaskan.

Ia pun menyebut sempat menahan pembayaran cicilan, meski tetap melakukan pembayaran pada periode sebelumnya. Menurut Akbar, pada April ia tidak lagi melanjutkan pembayaran dan mulai menerima penagihan dari pihak leasing.

“Pihak Clipan Finance seperti orang menelpon menagih, mereka gunakan puluhan nomor, kuabaikan,” ujarnya.

Akbar juga mengatakan per 10 April dirinya menerima surat peringatan pertama dari pihak leasing. Ia menegaskan mobil tersebut kini berada di halaman kantor pihak terkait atau bengkel yang menangani perbaikan.

“Menyesal beli dan pakai mobil listrik BYD,” tulis Akbar dalam unggahan itu.

Menanggapi keluhan tersebut, BYD Indonesia menyatakan fokus utama mereka saat ini adalah menyelesaikan masalah yang dihadapi konsumen. Perusahaan juga berupaya mengoordinasikan seluruh pihak yang terlibat agar tidak terjadi miskomunikasi.

“Saat ini fokus BYD adalah penyelesaian cepat dan tepat. Mengkonsolidasi semua pihak agar tidak terjadi miss komunikasi kembali,” ujar Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia.

BYD juga menyebut berencana bertemu langsung dengan Akbar pada hari ini untuk membahas persoalan tersebut.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya