Tips Otomotif

Bahaya Menukar Posisi Ban Depan dan Belakang Motor, Ini Penjelasannya

NGEBUT.ID – Perawatan ban motor kerap dianggap sepele, padahal kesalahan kecil bisa berdampak besar pada keselamatan berkendara. Salah satu yang perlu dihindari adalah menukar posisi ban depan ke belakang atau sebaliknya. Technical Training Coordinator…

iMedia October 18, 2026 · 10:59 am
ADVERTISEMENT970 × 90

NGEBUT.ID – Perawatan ban motor kerap dianggap sepele, padahal kesalahan kecil bisa berdampak besar pada keselamatan berkendara. Salah satu yang perlu dihindari adalah menukar posisi ban depan ke belakang atau sebaliknya.

Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta, Danang Priyo Kumoro, menjelaskan bahwa setiap ban memiliki karakter dan fungsi berbeda sesuai letaknya. Karena itu, penggunaan ban depan di belakang, maupun sebaliknya, tidak disarankan.

“Jangan sampai menggunakan ban bagian depan digunakan di belakang dan sebaliknya karena akan berpengaruh terhadap handling atau kenyamanan juga keamanan atau keselamatan pada saat berkendara,” ujar Danang.

Menurut Danang, pemilik motor juga perlu memahami jenis ban yang digunakan, yakni tube tire dan tubeless. Ban tube tire masih menggunakan ban dalam, sedangkan ban tubeless tidak memakai ban dalam dan kini banyak dipilih karena daya tahannya lebih baik terhadap kebocoran.

“Ban tubeless memiliki keunggulan lebih awet karena struktur karet yang digunakan lebih padat, tebal, dan daya tahan terhadap bocor lebih baik,” katanya.

Selain soal posisi ban, tekanan angin juga wajib diperhatikan. Tekanan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat membuat motor tidak stabil dan mempercepat kerusakan ban.

Danang menyarankan pengecekan tekanan angin dilakukan secara rutin sesuai standar pabrikan. Pengendara juga perlu memperhatikan usia pakai ban. Ban sebaiknya segera diganti jika sudah berumur sekitar empat tahun, menempuh jarak lebih dari 40.000 kilometer, atau ketika indikator keausan sudah menyentuh Tread Wear Indicator (TWI).

“Jika kembang ban sudah menyentuh tanda segitiga TWI maka sangat disarankan untuk segera diganti,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar pengendara tidak berlebihan menggunakan cairan pengkilap ban dan membersihkan ban ketika kondisinya kotor, terutama saat akan disimpan. Perawatan sederhana ini penting untuk menjaga usia pakai ban sekaligus keselamatan saat berkendara.

ADVERTISEMENTResponsive
AUTHOR

iMedia

iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

ADVERTISEMENTResponsive