BYD memastikan peluncuran generasi kedua Seagull atau yang di pasar lain dikenal sebagai BYD Atto 1 pada 20 Oktober 2026 di Tiongkok. Menjelang debut resminya, mobil listrik mungil ini sudah membuka pemesanan awal atau blind pre-orders.
Ubahan paling terlihat hadir pada sisi eksterior. BYD Atto 1 terbaru tampil lebih tegas dan futuristik dengan gril tertutup, garis bodi yang lebih tajam, serta lampu LED berbentuk poligonal. Mobil ini juga tersedia dalam enam pilihan warna bodi.
Di bagian samping, BYD menyematkan gagang pintu semi tersembunyi, pelek hitam mengilap, serta desain pilar B, C, dan D yang dibuat lebih menyatu. Sementara di belakang, desain lampu baru dan panel diffuser yang lebih menonjol memberi kesan sporty.
Secara dimensi, model terbaru ini mengalami pertumbuhan signifikan. BYD Atto 1 facelift memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm, dan jarak sumbu roda 2.650 mm. Dibandingkan model sebelumnya, mobil ini lebih panjang 425 mm dengan wheelbase bertambah 150 mm.
Perubahan ukuran tersebut membuat kabin terasa lebih lega dan kapasitas bagasi bertambah, sehingga lebih mendukung kebutuhan harian pengguna.
Salah satu sorotan utama pada mobil ini adalah kehadiran sensor LiDAR di atap depan. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan sistem bantuan pengemudi atau ADAS, sekaligus memperkuat sistem keselamatan aktif saat mobil melaju di jalan.
LiDAR memungkinkan kendaraan memetakan lingkungan sekitar dengan lebih akurat, sehingga mendukung berbagai fitur bantuan mengemudi yang lebih canggih.
Masuk ke interior, BYD Atto 1 membawa kabin yang lebih modern dengan dashboard baru, layar sentuh yang lebih besar, serta setir dua palang bergaya minimalis. Meski tampil sederhana, BYD tetap mempertahankan beberapa tombol fisik agar pengoperasian tetap praktis.
Konsol tengah juga dibuat lebih fungsional dengan ruang penyimpanan lebih luas dan wireless charging pad. Untuk penggerak, mobil ini masih mengandalkan motor listrik sinkron magnet permanen berkekuatan 95 kW atau setara 127 hp.
Daya tersebut dipasok oleh baterai Blade Battery LFP generasi kedua. Selain mendukung pengisian cepat atau flash charging, baterai ini menjadi salah satu andalan BYD di lini kendaraan listriknya.



