Jakarta – Sejumlah dealer mobil Jepang dilaporkan mulai tutup dalam setahun terakhir di Indonesia. Sebagian di antaranya bahkan beralih menjual mobil merek China seiring ketatnya persaingan pasar otomotif nasional.
Menanggapi kondisi itu, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengatakan fenomena tersebut perlu dicermati lebih jauh. Menurut dia, alasan penutupan dealer harus dilihat secara jelas, apakah murni karena kompetisi atau ada faktor lain yang menimbulkan ketidakadilan.



