Mudik Jakarta-Tegal via Pantura Dinilai Lebih Hemat dan Menarik untuk Disinggahi
JAKARTA – Perjalanan mudik dari Jakarta menuju Tegal, Jawa Tengah, melalui jalur Pantura ternyata masih menyimpan daya tarik tersendiri. Selain dinilai lebih hemat, rute ini juga menawarkan sejumlah titik singgah yang bisa membuat perjalanan terasa lebih menarik.
Dalam simulasi perjalanan mudik, rute dimulai dari SPBU COCO Fatmawati 31.124.01 di Jalan RS Fatmawati Raya, Jakarta Selatan. Lokasi ini dipilih karena strategis dan memiliki fasilitas yang lengkap.
SPBU COCO yang dikelola Pertamina Retail tersebut menawarkan layanan standar tinggi, mulai dari pengisian BBM, Bright Store untuk belanja, toilet bersih, musala, hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bagi pengguna mobil listrik.
Meski tujuan akhirnya melalui Pantura, perjalanan tidak sepenuhnya tanpa tol. Untuk memangkas waktu tempuh, kendaraan lebih dulu melintasi Tol JORR, Tol Jakarta-Cikampek, hingga Tol MBZ. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan singgah di Rest Area KM 57 A yang menjadi salah satu titik istirahat populer di jalur tersebut.
Di area istirahat itu juga tersedia fasilitas pengisian BBM dan Posko Mudik Pertamina yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Perjalanan kemudian diteruskan menuju Cirebon melalui Tol Cikopo-Palimanan. Salah satu destinasi yang bisa disinggahi di kota ini adalah Masjid Agung Sang Cipta Rasa yang berada di kompleks Keraton Kasepuhan.
Masjid bersejarah tersebut dikenal sebagai salah satu yang tertua di Cirebon. Arsitekturnya khas, dengan pintu masuk menuju ruang utama yang dibuat relatif kecil. Desain itu dimaknai sebagai pengingat bahwa manusia adalah makhluk kecil di hadapan Sang Pencipta.
Dari Cirebon, perjalanan ke Tegal dilanjutkan melalui jalur non-tol Pantura agar biaya lebih efisien. Kombinasi tol, jalan kota, dan jalur lintas daerah membuat perjalanan terasa lebih bervariasi dan tidak monoton.
Rute ini juga disebut memberi keuntungan dari sisi kenyamanan berkendara. Pengemudi tidak terus-menerus menghadapi kondisi jalan yang sama, sehingga dapat mengurangi rasa kantuk dan membuat ritme perjalanan lebih dinamis.
Dari Cirebon ke Tegal via Pantura, jarak tempuhnya sekitar 70 kilometer. Jarak ini disebut lebih pendek sekitar 10 kilometer dibandingkan jika melewati tol, meski waktu tempuhnya sedikit lebih lama, sekitar 15-20 menit.
Secara keseluruhan, simulasi mudik Jakarta-Tegal dengan rute kombinasi tol dan Pantura menempuh jarak sekitar 288 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 4,5 hingga 5 jam. Jalur ini dinilai sekitar 20 kilometer lebih pendek dibandingkan jika seluruh perjalanan dilakukan melalui Tol Trans Jawa.
Selain lebih hemat biaya tol, rute ini juga memberi kesempatan bagi pemudik untuk singgah di sejumlah tempat menarik, termasuk wisata religi di Cirebon. Dengan begitu, perjalanan mudik tidak hanya menjadi perpindahan dari satu kota ke kota lain, tetapi juga pengalaman perjalanan yang lebih beragam.
Jadi, bagi pemudik yang ingin menekan biaya sekaligus menikmati perjalanan, rute Jakarta-Tegal via Pantura bisa menjadi pilihan yang menarik.
